
Apakah pendeta sebuah pekerjaan dengan hitungan untung rugi seperti pekerjaan profesional lainnya? Ataukah pekerjaan pengabdian seumur hidup tanpa pamrih? Konon, orangtua masa kini mendorong anak-anaknya menjadi pendeta karena pekerjaan itu menjanjikan segala kemudahan. Teladan hidup Kristus yang menderita, terlupakan, tidak lagi yang terdepan.
Sortauli, putri seorang pendeta, tokoh dalam novel ini, menjadi simbol kritik yang kuat terhadap praktik-praktik kependetaan yang “tidak profesional” sebagai teladan bagi umat. Ia berani menentang perintah orangtuanya menikahi pendeta untuk alasan hidup yang serba mudah. Karakter Sortauli juga menjadi harapan bagi umat bahwa kedekatan bahkan hubungan darah bukanlah alasan untuk tidak menegakkan kebenaran.
Sortauli menerima konsekuensi pilihannya meski diusir dari keluarga. Bagaimana ceritanya berakhir? Berhasilkah ia menyadarkan kembali orangtuanya tentang apa itu menjadi pendeta? Dengan alur cerita sederhana dan jelas, pembaca akan segera menangkap inti cerita. Novel ini menjanjikan bahwa membela kebenaran bukanlah jalan yang mudah namun bila dilakoni dengan keikhlasan dan kekuatan hati akan menghasilkan buah pada musimnya.
Judul Buku: Sortauli Putri Sang Pendeta
Penulis: M Tansiswo Siagian
ISBN: Dalam proses
Harga: Rp99.000
Buku dapat dibeli melalui IG Penerbit Lingkup, IG Patjarmerah, lokapasar.
Kontak Penerbit WA 08151653447, 082253299110, email penerbitlingkup@gmail.com